Perbedaan IRT vs Penilaian Konvensional UTBK: Mana yang Lebih Baik?
Pelajari perbedaan sistem penilaian IRT vs penilaian konvensional di UTBK. Mana yang lebih baik? Kelebihan dan kekurangan masing-masing sistem.

Perbedaan IRT vs Penilaian Konvensional UTBK: Mana yang Lebih Baik?
Apa perbedaan sistem penilaian IRT vs penilaian konvensional? Mana yang lebih baik untuk peserta?
Sistem penilaian IRT telah menggantikan sistem konvensional di UTBK sejak 2024. Sebagai camaba, penting untuk memahami perbedaan antara kedua sistem ini.
Banyak camaba bertanya: "Apa bedanya IRT dengan sistem lama?" atau "Mana yang lebih baik?"
Artikel ini jelaskan perbedaan lengkap antara IRT vs penilaian konvensional, termasuk kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Yang penting: Paham perbedaan = strategi tepat!
Perbandingan Sistem Penilaian
Tabel Perbandingan Lengkap:
| Aspek | Penilaian Konvensional | Sistem IRT |
|---|---|---|
| Metode Penilaian | Jumlah benar Ć bobot | Pola respons + parameter soal |
| Tingkat Kesulitan | Fixed untuk semua | Dinamis sesuai kemampuan |
| Adaptive Testing | Tidak ada | Ada (Computer Adaptive Testing) |
| Equating | Tidak ada | Ada (menyamakan tingkat kesulitan) |
| Theta Estimation | Tidak ada | Ada (mengukur kemampuan sebenarnya) |
| Parameter Soal | Tidak ada | Ada (a, b, c) |
| Fairness | Tergantung paket soal | Adil untuk semua paket |
| Akurasi | Kurang akurat | Sangat akurat |
| Reliability | Kurang reliable | Sangat reliable |
| Keamanan | Rentan tipu | Lebih aman |
Perbedaan 1: Metode Penilaian
Penilaian Konvensional:
Formula:
Skor = (Jumlah Benar / Total Soal) Ć 100
Karakteristik:
- ā Sederhana: Mudah dipahami
- ā Tidak akurat: Tidak mempertimbangkan tingkat kesulitan
- ā Tidak adil: Tergantung paket soal yang diambil
Sistem IRT:
Formula:
P(Īø) = c + (1 - c) / (1 + e^(-a(Īø - b)))
Karakteristik:
- ā Akurat: Mempertimbangkan pola jawaban dan parameter soal
- ā Adil: Menggunakan equating untuk fairness
- ā Kompleks: Lebih sulit dipahami
š” Fakta: Sistem IRT lebih akurat karena mempertimbangkan tingkat kesulitan dan daya pembeda setiap soal.
Perbedaan 2: Tingkat Kesulitan Soal
Penilaian Konvensional:
Tingkat kesulitan:
- Fixed: Sama untuk semua peserta
- Tidak mempengaruhi skor: Semua soal bobot sama
- Tidak adil: Peserta dengan paket mudah lebih untung
Sistem IRT:
Tingkat kesulitan:
- Dinamis: Disesuaikan dengan kemampuan peserta
- Mempengaruhi skor: Soal sulit bobot lebih tinggi
- Adil: Menggunakan equating untuk fairness
šContoh Perbedaan Bobot Soal
Penilaian Konvensional:
- Soal mudah benar = 1 poin
- Soal sulit benar = 1 poin
- Total: 50 soal benar = 50 poin
Sistem IRT:
- Soal mudah benar (b = -1) = 0.5 poin
- Soal sulit benar (b = +1) = 2.0 poin
- Total: 30 soal sulit benar = 60 poin (lebih tinggi!)
Perbedaan 3: Adaptive Testing
Penilaian Konvensional:
Tidak ada adaptive testing:
- Soal sama: Semua peserta dapat soal sama
- Tidak disesuaikan: Tidak menyesuaikan dengan kemampuan
- Tidak efisien: Peserta lemah dapat soal sulit (frustrasi)
Sistem IRT:
Ada adaptive testing (CAT):
- Soal disesuaikan: Menyesuaikan dengan kemampuan peserta
- Efisien: Peserta dapat soal sesuai level
- Akurat: Estimasi kemampuan lebih tepat
ā Keuntungan: Adaptive testing membuat ujian lebih efisien dan akurat.
Perbedaan 4: Equating
Penilaian Konvensional:
Tidak ada equating:
- Tidak adil: Peserta dengan paket mudah lebih untung
- Tidak comparable: Skor antar paket tidak bisa dibandingkan
- Tidak reliable: Hasil tidak konsisten
Sistem IRT:
Ada equating:
- Adil: Menyamakan tingkat kesulitan antar paket
- Comparable: Skor antar paket bisa dibandingkan
- Reliable: Hasil konsisten
Perbedaan 5: Theta Estimation
Penilaian Konvensional:
Tidak ada theta estimation:
- Hanya jumlah benar: Tidak mengukur kemampuan sebenarnya
- Tidak akurat: Bisa overestimate atau underestimate
- Tidak reliable: Hasil tidak konsisten
Sistem IRT:
Ada theta estimation:
- Mengukur kemampuan sebenarnya: Theta (Īø) menunjukkan kemampuan
- Akurat: Mencerminkan kemampuan sebenarnya
- Reliable: Hasil konsisten
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan Penilaian Konvensional:
ā Sederhana: Mudah dipahami ā Transparan: Skor mudah dihitung ā Cepat: Hasil bisa langsung diketahui
Kekurangan Penilaian Konvensional:
ā Tidak akurat: Tidak mempertimbangkan tingkat kesulitan ā Tidak adil: Tergantung paket soal ā Tidak reliable: Hasil tidak konsisten
Kelebihan Sistem IRT:
ā Akurat: Mempertimbangkan pola jawaban dan parameter soal ā Adil: Menggunakan equating untuk fairness ā Reliable: Hasil konsisten ā Efisien: Adaptive testing membuat ujian lebih efisien
Kekurangan Sistem IRT:
ā Kompleks: Lebih sulit dipahami ā Butuh teknologi: Membutuhkan sistem komputer ā Butuh waktu: Perhitungan lebih lama
Mana yang Lebih Baik?
Kesimpulan:
š Sistem IRT lebih baik karena lebih akurat, adil, dan reliable. Sistem ini memberikan penilaian yang lebih tepat untuk semua peserta.
Alasan IRT lebih baik:
- Lebih Akurat: Mempertimbangkan tingkat kesulitan dan daya pembeda
- Lebih Adil: Menggunakan equating untuk fairness
- Lebih Reliable: Hasil konsisten antar sesi
- Lebih Efisien: Adaptive testing membuat ujian lebih efisien
Strategi untuk Sistem IRT
Strategi yang Berbeda:
Penilaian Konvensional:
- Fokus pada jumlah benar
- Jawab sebanyak mungkin
- Tidak perlu khawatir tingkat kesulitan
Sistem IRT:
- Fokus pada konsistensi dan kemampuan
- Jawab benar soal sulit (bobot tinggi)
- Perhatikan pola jawaban
FAQ: Perbedaan IRT vs Konvensional
Q: Mana yang lebih baik, IRT atau konvensional?
A: IRT lebih baik karena lebih akurat, adil, dan reliable.
Q: Apakah IRT lebih sulit dari konvensional?
A: Tidak, IRT tidak membuat ujian lebih sulit. IRT hanya mengukur kemampuan dengan lebih akurat.
Q: Apakah strategi berbeda untuk IRT?
A: Ya, strategi berbeda. Fokus pada konsistensi dan jawab benar soal sulit (bobot tinggi).
Q: Apakah IRT lebih adil?
A: Ya, IRT lebih adil karena menggunakan equating untuk menyamakan tingkat kesulitan.
Kesimpulan: IRT Lebih Baik
Sistem IRT lebih baik dari penilaian konvensional karena:
Kelebihan IRT:
- ā Lebih akurat: Mempertimbangkan pola jawaban dan parameter soal
- ā Lebih adil: Menggunakan equating untuk fairness
- ā Lebih reliable: Hasil konsisten
- ā Lebih efisien: Adaptive testing
Strategi untuk IRT:
- Fokus pada konsistensi
- Jawab benar soal sulit (bobot tinggi)
- Isi semua soal (no negative scoring)
- Practice dengan sistem IRT
Ingat: Pahami perbedaan, terapkan strategi tepat!
Siap terapkan strategi IRT untuk sukses UTBK 2026?
IRT lebih baik = Strategi tepat = Sukses UTBK 2026!

Tim Redaksi aimasukptn.com
Tim konten ahli persiapan SNBT dan seleksi PTN dengan pengalaman mendampingi ribuan siswa lolos PTN favorit
Kata Kunci
Siap latihan soal SNBT 2026?
Dapatkan akses ke ribuan soal SNBT terbaru dengan penjelasan AI tutor yang detail. Mulai berlatih sekarang dan tingkatkan peluang lolos PTN favorit!


