Kembali ke Blog
strategi-snbt

Jadwal Belajar Harian SNBT 2 Bulan: Template Siap Pakai (Realistis, Bukan 12 Jam)

Template jadwal belajar SNBT 2 bulan yang realistis: 3-4 jam/hari, versi siswa SMA dan gap year, breakdown per minggu, checklist mingguan siap pakai.

Tim Redaksi aimasukptn.com
Diperbarui:
12 min read
Bagikan:
Template jadwal belajar SNBT 2 bulan yang realistis

Jadwal Belajar Harian SNBT 2 Bulan: Template Siap Pakai (Realistis, Bukan 12 Jam)

Kamu sudah tahu harus belajar apa. Sekarang pertanyaannya: kapan, berapa lama, dan bagaimana urutannya?

Kebanyakan jadwal belajar SNBT di internet itu sampah. Serius. Mereka bilang "belajar 8-12 jam per hari" seolah-olah kamu robot tanpa sekolah, tanpa tugas, dan tanpa kebutuhan tidur. Jadwal seperti itu cuma bertahan 3 hari sebelum burnout.

Artikel ini memberikan template jadwal belajar SNBT 2 bulan yang bisa kamu BENAR-BENAR jalankan — 3-4 jam per hari, dengan 2 versi (siswa SMA yang masih sekolah dan gap year yang full time belajar), plus breakdown detail per minggu.

Yang kamu dapat:

  • 2 template jadwal harian (versi SMA & gap year)
  • Breakdown fokus per minggu (Minggu 1-8)
  • Jadwal Senin-Jumat vs Weekend
  • Jadwal tryout (kapan dan berapa kali)
  • Checklist mingguan siap pakai

Kenapa Jadwal Belajar Sering Gagal

Sebelum kasih jadwalnya, penting untuk paham kenapa kebanyakan jadwal gagal — supaya kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama.

3 alasan utama jadwal belajar gagal:

  1. Terlalu ambisius — Jadwal 8 jam/hari terasa heroik saat dibuat tapi mustahil dijalankan. Riset tentang deliberate practice dari K. Anders Ericsson menunjukkan bahwa bahkan atlet profesional dan musisi kelas dunia hanya mampu berlatih intensif 3-4 jam per hari.

  2. Tidak fleksibel — Jadwal yang rigid ("07.00 harus mulai PK") gagal saat ada gangguan kecil. Jadwal yang efektif berbasis blok waktu, bukan jam spesifik.

  3. Tidak ada feedback loop — Jadwal tanpa evaluasi mingguan = belajar tanpa arah. Kamu perlu tahu apakah jadwalmu bekerja atau perlu disesuaikan.

⚠️

Red flag jadwal belajar: kalau kamu tidak bisa menjalankannya 3 hari berturut-turut, jadwalnya yang salah, bukan kamu. Turunkan durasinya sampai kamu bisa konsisten, lalu naikkan pelan-pelan.

Template Jadwal Harian: Versi Siswa SMA

Untuk kamu yang masih sekolah, jadwal ini dirancang untuk setelah pulang sekolah + malam hari.

Senin - Jumat (Hari Sekolah)

WaktuAktivitasDetail
15.30-16.00Istirahat & snackJangan langsung belajar setelah pulang sekolah
16.00-17.30Sesi 1: Subtes PrioritasPK atau PU (bergantian tiap hari)
17.30-19.00Istirahat, makan, sholatBreak penuh — jangan belajar
19.30-20.30Sesi 2: Subtes KeduaPBM/LBI/PM (rotasi, lihat tabel di bawah)
20.30-21.00Break ringan
21.00-21.30Sesi 3: ReviewReview kesalahan hari ini + flashcard
21.30SelesaiTidur sebelum 23.00

Total belajar: 3 jam/hari

Sabtu (Hari Intensif)

WaktuAktivitasDetail
08.00-09.30Sesi 1: Tryout atau drilling PKTryout full tiap 2 minggu (mulai Minggu 5: tiap minggu)
09.30-10.00Break
10.00-11.30Sesi 2: PU intensifSoal level sedang-sulit
11.30-13.00Istirahat, makan siang
13.30-14.30Sesi 3: LiterasiLBI atau LBE (bergantian)
15.00-15.30Sesi 4: Review mingguanEvaluasi progress minggu ini

Total belajar: 4.5 jam

Minggu (Light Day)

WaktuAktivitasDetail
10.00-11.00Latihan ringan15-20 soal mixed, subtes bebas
15.00-15.30Review kesalahanLihat catatan kesalahan minggu ini

Total belajar: 1.5 jam — Ini SENGAJA ringan. Otak butuh recovery.

💡

Hari Minggu boleh skip total kalau kamu sudah konsisten 6 hari. Tapi kalau minggu sebelumnya ada hari yang bolong, gunakan Minggu sebagai hari pengganti.

Template Jadwal Harian: Versi Gap Year / Full Time

Untuk kamu yang sudah tidak sekolah dan bisa full time belajar SNBT.

Senin - Jumat

WaktuAktivitasDetail
07.00-07.30Morning routineSarapan, siap-siap
08.00-09.30Sesi 1: PKDrilling + review pembahasan
09.30-10.00BreakJalan-jalan, stretch
10.00-11.00Sesi 2: PULatihan soal + analisis
11.00-13.00Istirahat, makan siangJANGAN belajar
13.30-14.30Sesi 3: PBM atau LBIBergantian tiap hari
14.30-15.00Break
15.00-15.45Sesi 4: PMFokus di topik prioritas
15.45-19.00Istirahat soreOlahraga, sosialisasi, hiburan
20.00-20.30Sesi 5: Review harianCatatan kesalahan + planning besok

Total belajar: 4.5 jam

Sabtu (Tryout Day)

WaktuAktivitasDetail
08.00-11.00Tryout Full SNBTSimulasi lengkap dengan timer
11.00-13.00Istirahat
13.30-15.00Review tryoutAnalisis kesalahan per subtes
15.30-16.00Evaluasi mingguanUpdate target minggu depan

Minggu (Recovery Day)

Sama dengan versi SMA: 1-1.5 jam latihan ringan atau skip total.

Jangan lebih dari 5 jam/hari. Kalau kamu merasa bisa lebih, itu biasanya tanda kamu belajarnya kurang intensif. Belajar 4 jam dengan fokus penuh lebih dari 8 jam sambil scroll HP.

Rotasi Subtes Harian (Senin-Jumat)

Supaya tidak bosen dan semua subtes tercover, gunakan rotasi ini:

Versi SMA (3 jam/hari)

HariSesi 1 (90 min)Sesi 2 (60 min)Sesi 3 (30 min)
SeninPK drillingPBMReview PK
SelasaPU drillingLBIReview PU
RabuPK (soal baru)PMReview PK
KamisPU (soal baru)PBMReview PU
JumatMixed TPSLBEReview minggu
SabtuTryout / IntensifMulti-subtesEvaluasi
MingguLight practice

Versi Gap Year (4.5 jam/hari)

HariSesi 1Sesi 2Sesi 3Sesi 4Sesi 5
SeninPKPUPBMPMReview
SelasaPKPULBIPMReview
RabuPKPUPBMLBEReview
KamisPKPULBIPMReview
JumatMixed TPSMixed LiterasiPMLBEReview
SabtuTryout fullReview tryoutEvaluasi
MingguLight / Off

Breakdown Fokus per Minggu (Minggu 1-8)

Rotasi harian di atas tetap sama, tapi fokus dan intensitas berubah setiap 2 minggu:

Minggu 1-2: Fase Diagnostic & Fondasi

AspekDetail
FokusKenali kelemahan, bangun fondasi PK + PU
Level soalMudah → Sedang
Tryout1x (diagnostic di Minggu 1)
TargetBisa mengerjakan soal PK dan PU level mudah tanpa kesulitan
ReviewCatat semua tipe soal yang salah

Minggu 3-4: Fase Drilling Intensif

AspekDetail
FokusDeep dive kelemahan spesifik per subtes
Level soalSedang → Sedang-Sulit
Tryout1x tryout TPS saja (akhir Minggu 4)
TargetSkor tryout TPS naik minimal 10% dari diagnostic
ReviewBuat "cheat sheet" per tipe soal yang sering salah

Minggu 5-6: Fase Mixed Practice & Tryout Rutin

AspekDetail
FokusCampur semua subtes, biasakan switching
Level soalSedang-Sulit
Tryout2x per minggu (Rabu + Sabtu)
TargetSkor total naik 15-20% dari diagnostic
ReviewFokus di time management — berapa menit per soal?

Minggu 7-8: Fase Peak Performance

AspekDetail
FokusEliminasi kesalahan ceroboh, kondisi mental
Level soalMixed (jangan tambah materi baru!)
Tryout3x di Minggu 7, 1x di Minggu 8
TargetSkor stabil, waktu per soal konsisten
ReviewList "10 kesalahan yang sering diulang" — hafalkan

Untuk konteks lengkap setiap fase: Persiapan SNBT 2 Bulan: Rencana Realistis 8 Minggu.

Jadwal Tryout: Kapan dan Berapa Kali

Tryout itu bukan bonus — tryout adalah bagian wajib dari jadwal belajar. Ini jadwal tryout yang direkomendasikan:

MingguJenis TryoutHariTujuan
Minggu 1Full SNBT (diagnostic)SabtuBaseline skor
Minggu 4TPS sajaSabtuUkur progress TPS
Minggu 5Full SNBTSabtuUkur progress keseluruhan
Minggu 5TPS atau LiterasiRabuLatihan switching
Minggu 6Full SNBTSabtuIdentifikasi kelemahan tersisa
Minggu 6MixedRabuTime management
Minggu 7Full SNBTSeninPagi (simulasi jadwal asli)
Minggu 7Full SNBTRabuReview focus
Minggu 7Full SNBTSabtuPeak test
Minggu 8Full SNBT (final)Selasa/RabuConfidence test

Total: 8-10 tryout dalam 8 minggu. Ini minimum yang disarankan.

Checklist Mingguan Siap Pakai

Copy-paste checklist ini dan tandai setiap minggu:

Checklist Mingguan

Latihan Soal:

  • Minimal 20 soal PK dikerjakan
  • Minimal 20 soal PU dikerjakan
  • Minimal 10 soal PBM/LBI dikerjakan
  • Minimal 10 soal PM dikerjakan
  • LBE (minimal 2 sesi, 15-20 menit)

Review & Evaluasi:

  • Semua soal yang salah sudah di-review pembahasannya
  • Catatan kesalahan diupdate
  • Tipe soal yang masih lemah teridentifikasi

Tryout (mulai Minggu 5):

  • Tryout dikerjakan sesuai jadwal
  • Hasil tryout dianalisis per subtes
  • Target minggu depan sudah ditentukan

Konsistensi:

  • Belajar minimal 5 dari 7 hari
  • Tidak ada hari bolong 2x berturut-turut
  • Tidur cukup (minimal 7 jam/malam)

Print atau screenshot checklist ini dan tempel di meja belajar. Centang setiap item yang selesai. Ada kepuasan psikologis dari mencentang checklist yang bisa membantu kamu tetap konsisten — ini disebut completion bias dan bisa kamu manfaatkan.

Tips Supaya Jadwal Ini Bertahan

1. Jangan Skip Hari Libur Total

Jadwal di atas sudah menyertakan hari ringan (Minggu). Ini bukan hari kosong — ini hari recovery aktif. Kalau kamu skip total setiap Minggu, momentum hilang dan Senin terasa berat. Minimal 30 menit latihan ringan sudah cukup.

2. Boleh Light Day, Tidak Boleh Zero Day

Kalau ada hari yang kamu benar-benar tidak bisa belajar (sakit, acara keluarga, burnout), itu oke. Tapi usahakan tidak ada 2 hari berturut-turut tanpa belajar sama sekali. Di hari "darurat," kerjakan minimal 5 soal. Itu cukup untuk menjaga momentum.

3. Sesuaikan Setiap 2 Minggu

Setiap akhir Minggu 2, 4, 6, dan 8: evaluasi hasil tryout dan sesuaikan alokasi waktu. Kalau PK sudah naik signifikan tapi PBM masih stagnan, pindahkan 30 menit dari PK ke PBM.

4. Tidur Itu Bagian dari Belajar

Serius. Menurut penelitian dari Walker (2017) dalam buku Why We Sleep, konsolidasi memori terjadi saat tidur. Begadang untuk belajar itu counterproductive — kamu kehilangan lebih banyak dari yang kamu dapatkan. Target: 7-8 jam tidur per malam.

Frequently Asked Questions

Jadwal ini bisa disesuaikan kalau jadwal sekolah berubah?

Ya, yang penting adalah total jam dan rotasi subtes, bukan jam spesifik. Kalau kamu pulang sekolah jam 14.00 bukan 15.00, geser semuanya 1 jam ke depan. Yang tidak boleh berubah: jumlah sesi per hari dan alokasi waktu per subtes.

Bagaimana kalau sudah ikut bimbel, apa jadwal ini masih berlaku?

Jadwal ini bisa digunakan sebagai pelengkap bimbel, bukan pengganti. Kalau bimbel kamu sudah cover PK dan PU, gunakan jadwal ini untuk latihan mandiri di subtes yang tidak dicover bimbel (biasanya Literasi dan PM). Kurangi sesi yang overlap.

3 jam per hari tidak cukup, apa boleh lebih?

Boleh, tapi maksimal 5 jam per hari untuk belajar terfokus. Lebih dari itu, kualitas belajar menurun drastis. Kalau kamu merasa perlu lebih dari 5 jam, kemungkinan besar kamu belajar dengan cara yang kurang efisien (terlalu banyak nonton video, kurang latihan soal).

Kapan waktu terbaik untuk belajar, pagi atau malam?

Berdasarkan kronobiologi, pagi hari (08.00-11.00) adalah waktu optimal untuk tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi seperti PK dan PU. Sore hari cocok untuk tugas yang membutuhkan kreativitas dan fleksibilitas (PBM, LBI). Tapi yang paling penting: pilih waktu yang bisa kamu jalankan konsisten, bukan waktu "ideal" yang sering diskip.

Kesimpulan: Jadwal Terbaik = Jadwal yang Dijalankan

Jadwal belajar SNBT 2 bulan yang sempurna tidak ada. Yang ada adalah jadwal yang cukup baik DAN bisa kamu jalankan konsisten selama 56 hari.

Template di artikel ini sudah dirancang berdasarkan prinsip:

  • Realistis (3-4 jam, bukan 12 jam)
  • Berbasis prioritas (PK dan PU dapat porsi terbesar)
  • Ada evaluasi (tryout rutin + checklist mingguan)
  • Ada recovery (hari ringan setiap Minggu)

Ambil template yang sesuai (versi SMA atau gap year), cetak checklist-nya, dan mulai hari ini.


Baca selanjutnya:

Tim Redaksi aimasukptn.com - Author

Tim Redaksi aimasukptn.com

Tim konten ahli persiapan SNBT dan seleksi PTN dengan pengalaman mendampingi ribuan siswa lolos PTN favorit

Verified Author

Kata Kunci

jadwal belajar SNBT 2 bulan
template jadwal belajar UTBK
jadwal harian SNBT
jadwal belajar SNBT 8 minggu
rencana belajar harian SNBT

Siap latihan soal SNBT 2026?

Dapatkan akses ke ribuan soal SNBT terbaru dengan penjelasan AI tutor yang detail. Mulai berlatih sekarang dan tingkatkan peluang lolos PTN favorit!

Artikel Terkait