Daya tampung adalah jumlah kursi yang disediakan untuk jalur tertentu. Peminat adalah jumlah orang yang tercatat memilih atau mendaftar ke program studi, sesuai definisi sumber datanya. Keduanya membantu kamu memahami konteks persaingan, tetapi tidak bisa memastikan peluang lolos pribadi.
Mulailah dari data daya tampung SNBT resmi. Catat tahun seleksi, nama kampus, program studi, jenjang, dan jalurnya. Jika kamu menemukan angka peminat di sumber lain, baca keterangannya sebelum membandingkan.
Contoh cara menghitung perbandingan
Misalkan sebuah program memiliki 50 kursi dan 1.000 peminat dalam data dengan cakupan yang sebanding. Ini contoh buatan, bukan data program studi tertentu.
50 dibagi 1.000 menghasilkan 0,05. Artinya, jumlah kursi setara dengan 5% dari jumlah peminat pada contoh tersebut. Angka ini juga dapat disebut satu kursi untuk setiap 20 peminat.
Rasio 5% bukan berarti setiap orang memiliki peluang lolos 5%. Pilihan peserta, urutan pilihan, hasil seleksi, dan definisi data dapat memengaruhi hasil. Tanpa informasi yang cukup, rasio itu tidak dapat menentukan peluang individu atau skor yang diperlukan.
Periksa apakah angkanya sebanding
Sebelum membagi satu angka dengan angka lain, periksa hal berikut:
- Tahun: apakah kursi dan peminat berasal dari tahun yang sama? Jika berbeda, tuliskan tahun masing-masing dan jangan menyebutnya hasil seleksi tahun tertentu.
- Jalur: apakah keduanya merujuk ke SNBT, bukan SNBP atau jalur mandiri?
- Program: apakah nama program, kampus, dan jenjangnya sama?
- Definisi peminat: apakah angka menghitung peserta unik, pilihan pertama, atau semua pilihan? Jangan menjumlahkan pilihan tanpa memahami definisinya.
- Sumber: apakah angka berasal dari SNPMB atau perguruan tinggi, dan apakah tanggalnya masih relevan?
Sebagai contoh definisi, paparan hasil SNBT 2026 melaporkan pendaftar menurut urutan pilihan. Jumlah pada berbagai urutan tidak boleh langsung dianggap sebagai jumlah orang yang berbeda.
Apakah daya tampung dibagi peminat adalah passing grade?
Tidak. Rasio tersebut membandingkan jumlah kursi dan peminat. Rasio itu bukan nilai minimal UTBK dan bukan nilai yang menjamin diterima. Berhati-hatilah dengan situs yang mengubahnya menjadi target skor tanpa menjelaskan data dan metodenya.
Bagaimana jika data peminat belum tersedia?
Catat data yang sudah tersedia dan tandai kolom peminat sebagai belum tersedia. Kamu tetap bisa menilai apakah isi kuliah, syarat, biaya, dan lokasi program cocok untukmu. Hindari mengisi kekosongan dengan angka perkiraan yang tidak jelas sumbernya.
Jika memakai data tahun sebelumnya, tulis tahunnya. Jumlah kursi dan peminat pada tahun berikutnya bisa berubah. Lihat juga informasi penerimaan di situs resmi kampus tujuan.
Gunakan angka sebagai bahan diskusi
Bandingkan beberapa program yang benar-benar ingin kamu jalani. Tanyakan apa yang akan kamu pelajari, apakah biaya dan lokasinya sesuai, serta syarat apa yang perlu dipenuhi. Setelah itu, baca cara memilih jurusan SNBT untuk menyusun prioritas pilihan.
Sambil menyiapkan pilihan, kamu bisa memakai latihan soal atau mengikuti event tryout untuk meninjau materi yang masih sulit. Hasil latihan bukan hasil seleksi resmi.

